
Assalamualaikom para pembaca setia ps pe khabar korang pagi ni semoga sihat2 sahaja .. amiN …
tadi mase sekodeng kat fesbuk tejumpa kat ps mak cik ni .. adessss ni manusia ke binatang ?? ntaH ..ta tau La ….. pelik nye dorang non musLim ni .. nper dorang hiNA umat islaM ni ???? dh betebiat nk mampos ker ????? huhuhu
berikut ahLi2 jahannam cakap .. maaf ye bahase pagi ni EMO sikit .. huhu
notes dri makcik jahannam :
2 Pemerkosaan mantan istri
QS 33:51.
Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki … Dan siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. ….
Di ayat tersebut terdapat dua frase kata yang dapat digunakan sebagai “alat pelegitimasi perzinahan dan perkosaan” yaitu:
1) Apa makna “menggauli” itu dalam konteks bahasa, yaitu tidak lain adalah ” Meniduri, menyetubuhi, dan senggama “.
Dalam Qur’an juga terdapat ayat yang berbunyi, “Fa al-an basyiru hunna.” Kata “basyiru” di sini artinya “gaulilah”. Artinya lengkapnya, “Maka sekarang, gaulilah istri-istri kalian”. Kata “menggauli” mengandung arti “jima`”. Seperti misalnya “menggauli perempuan.” Jelas ini sudah menggambarkan ke-porno-an.
Jangan diartikan bahwa menggauli sama dengan rujuk, sebab konteks menggauli dapat dilihat dalam tafsir dan sirakh dibawah ini:
Adalah sahabat Umar bin Khatab r.a, ia pulang dari rumah Nabi Saw sudah larut malam, ia hendak mendatangi istrinya, kata istrinya, “Aku sudah tidur”. Kata Umar, engkau belum tidur, dan ia tetap menggauli istrinya. Keesokan harinya ia mengatangi Rasulullah Saw, katanya. “Aku mohon izin kepada Allah dan kepadamu, karena nafsuku sudah membujukku, sehingga aku menggauli istriku. Apakah ada rukhsokh (keringanan) bagiku?” jawab Rasulullah Saw, “tidak begitu wahai Umar”. Kemudian turunlah ayat ini. Sahabat lain pun berbuat serupa, diantaranya Ka’ban bin Malik (Tafsir at-Thobariy).
SIRAH NABAWIYAH IBNU HISYAM JILID 2
Penulis: Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam Al-Muafiri,
Penerjemah: Fadhli Bahri, Lc.; 632 —Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam-Il
mak cik ni kate .. bile saat shubuh die balik keje … org adzan shubuh ni mengganggu ketenangan nak tido .. alahaiiii nak mampos mak cik ni ..
Lihatlah apa yang terjadi di negara2 Islam. Orang2 pengikut agama “sejati” ini saling bunuh satu sama lain. Ada banyak sekali sekte2 dan aliran2 Islam diantara mereka. Tidak lama setelah Muhammad mati, Islam terbelah jadi Sunni dan Shiah dan mereka pun mulai saling membunuh satu sama lain. Tiada persatuan dalam diri mereka. Pakistan merupakan salah satu contoh yang jelas. Memang begitulah orang2 yang mengikuti agama “sejati” dan yang “dibimbing” Illahi.
Orang2 Muslim dapat digolongkan kepada tiga jenis: bodoh, pintar, dan cerdik.
Apakah Allah Juga seorang Teroris?
kalau korang nak skodeng fb binatang ni korang (klik sini )
mak aiiiiiiiiiii nak mampos tOL dorang non musLim kang ni .. dikasar salah dilemaHkan kepalo kno pijak beb .. huhuhu
wassaLam



